Visi 3G Organik adalah : Terwujudnya kedaulatan pangan berbasis organik dan kearifan lokal Misi yang diusung dari 3G Organik adalah : a. Mengembalikan pertanian ramah lingkungan ; b. Mewujudkan kesejahteraan melalui pengolahan pangan dan pemasaran yang sehat.
3G Organik
- Kuliah Online Grup WhatsApp 3GO: Belajar Eco Enzyme - 10/31/2021
- Panen Kolam Polikultur Ikan Bandeng dan Udang Vaname Tanpa Pakan - 1/23/2021
- Kuliah Online Grup WhatsApp 3GO: AZOLLA MICROPHYLLA - 6/10/2020
- Kuliah Online Grup WhatsApp 3GO : Membuat Alat Deteksi Cepat Pencemar (Residu) Pestisida Dari Barang-Barang Yang Ada Disekitar Kita - 6/10/2020
- Garudafood Mengundang 3GO untuk Pengambilan Sampel Sludge - 8/26/2019
Jumat, 28 Januari 2022
Minggu, 28 November 2021
PENANGGULANGAN ULAT DAN BELALANG DAUN PADA TANAMAN SAYUR
Sumber : Yunis. http://lesosindonesia.com. diakses 28 Nopember 2021
Ulat daun dan belalang daun sering menggangu pada tanaman sayur, berikut kami sajikan teknik penanggulangan Ulat daun dan Belalang daun yang sering terdapat pada tanaman sayuran.
Resep ini sangat sederhana dan mudah membuatnya, silakan mencoba !!
Bahan-bahan yang digunakan
Biji mahoni : 300 gram
Tembakau : 100 gram
Daun jarak : 1 kg
Air : 6 ltr
Cara membuat:
Biji mahoni digiling / ditumbuk halus. Daun jarak dan tembakau
direbus dengan air sampai mendidih, angkat dan dinginkan. Campurkan
mahoni yang sudah ditumbuk halus aduk hingga rata, kemudian diamkan
selama 24 jam, lalu saring.
Jika larutan pestisida organik ingin disimpan, maka pencampuran dilakukan pada saat akan digunakan.
Komposisi penggunaan:
30 cc larutan pestisida organik ini bisa digunakan untuk satu tangki sprayer (+/- 15 liter).
Semprotkan ke lahan yang terkena hama pada waktu pagi atau sore hari. Ulangi tiap 4 hari sekali.
Jumat, 29 Oktober 2021
Jumat, 15 Oktober 2021
KWT Tanah Merah ikuti Latihan Hidroponik
KWT Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau ikuti Pelatihan Hidroponik dalam rangka pemnfaatan Lahan Pekarangan.
Salah seorang Narasumber adalah Bapak Nazaruddin Margolang Ketua Pengda Riau 3 G Organik. Dengan latihan ini diharapkan para anggota KWT dapat memanfaatkan pekarangannya untuk tanaman pangan dalam rangka mendukung ketahanan pangan.
Selasa, 21 September 2021
Minggu, 12 September 2021
Rabu, 08 September 2021
Potensi SAMPAH ORGANIK Untuk PUPUK ORGANIK
(Meraih Peluang Usaha dari Sampah Organik dan Limbah Pertanian)
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI menginformasikan bahwa total timbulan sampah di Indonesia pada tahun 2020 adalah sejumlah 67,8 juta ton. Dengan perkataan lain, setiap penduduk Indonesia yang pada tahun 2020 berjumlah 270,2 juta orang, setiap harinya menghasilkan sampah sebesar 0,68 kilogram. Jumlah sampah akan terus meningkat setiap tahunnya sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk Indonesia. Sampah menjadi persoalan ketika tidak terkelola dengan baik karena dampaknya terhadap kerusakan kelestarian lingkungan dan gangguan kesehatan manusia dan hewan. Hal ini berlangsung tidak hanya di Indonesia, tetapi juga dihadapi oleh negara-negara lain di dunia. Melalui visi mewujudkan Indonesia Bersih Sampah pada tahun 2025, pemerintah dalam hal ini KLHK RI bertekad mengurangi timbulan sampah sebesar 30 persen dan melakukan penanganan sebesar 70 persen dari tahun 2017 hingga tahun 2025. Timbulan sampah pada tahun 2025 diproyeksikan sebesar 71,3 juta ton sebagaimana tertuang dalam PERPRES Nomor 97 Tahun 2017 Tentang JAKSTRANAS Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.